Skip to main content

2013/2014

Meskipun belum pukul 00.00 tanggal 1 Januari 2014, I wanna wish you a HAPPY NEW YEAR!!!! *diiringi suara terompet dan kembang api*

Bagaimana hari-harimu selama setahun ini? Apakah keinginan yang kamu ucapkan di tanggal 1 Januari 2013 tercapai sampai dengan sekarang? Hanya kamu sendiri yang bisa menjawab ;)
Untuk 2014, semua orang pasti ingin lebih baik, lebih diberkati, lebih ingin lebih lama bersama orang yang disayang (kalau punya :p), nilai sekolah lebih bagus, dan lebih-lebih yang lain. Dan semoga keinginan yang kalian harapkan semua tercapai :) aminnnn

Flashback 2013
1. Tepat pada tanggal 1 Januari, aku baru putus tepat pada bulan ketiga kami pacaran. Menyedihkan bukan? Tapi tak apa lah, seiring dengan waktu kesedihan itu hilang karena pada bulan Juni sampai sekarang aku sudah menemukan teman perempuan yang setiap hari menemaniku *eaaa. Dan tak ada salahnya kalau aku berharap sama dia tetap akrab di tahun 2014 dan juga tahun-tahun kedepan, hehe

2. Juga di tahun 2013, menghadapi Ujian Nasional yang soalnya ada 20 macam paket berbeda. Sebagai anak kelas 9 yang diuji sebagai "kelinci percobaan" pertama, rasa khawatir, takut, pesimis itu ada. Tetapi Puji Tuhan, sekolahku dan juga teman kelas 9 yang saya kenal diluar juga lulus :). Perpindahan dari SMP menuju SMA-pun tak gampang, tetapi asik. Test masuk awal SMA Negeri 3 bisa kulalui dengan penyertaan Tuhan. Masa orientasi membuat adaptasi cukup cepat dan yang kemudian aku cukup dikenal di lingkungan sekolah :p mendapat kelas yang cocok denganku yaitu X IPA 6



3. Pelayanan di gereja yang Tuhan kasih juga semakin banyak. Bersama teman-teman pemuda yang lain, kami dapat pengalaman yang luar biasa sejak remaja. Lebih dipercaya gembala gereja untuk diberi tugas-tugas. Keakraban juga semakin erat, yang tak disangka aku lebih sering menghabiskan waktu (dan uang) bersama teman-teman gereja :D



4. Pada bulan Juni, sekolah Mutiara Bunda mengadakan reuni besar di PTC. Aku-Hafidh-Joe diberi kesempatan untuk mengisi acara dengan tampilan band. Kami bertiga yang lulusan SD Mutiara Bunda membawakan lagu Dewa 19 - Separuh Nafas. Ya meskipun itu di akhir dan sebagian sudah pulang, tapi teman-teman SMP Mutiara Bunda sudah memberi semangat waktu kami tampil. Reuni itu menjadi ajang kami bertiga bisa tampil lagi setelah terakhir tampil pada graduation kelas 6 SD.


Dan itu sebagian dari banyak hal yang merupakan memory di 2013, sekali lagi selamat merayakan tahun baru 2014. Tepat pada pukul 00.00 baiknya kita berdoa dulu untuk harapan kita selanjutnya ;) byeeee~

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pdt. Abraham Alex Tanuseputra

Yaaapp! Kalian tau siapa foto opa diatas? Beliau adalah Abraham Alex Tanuseputra. Gembala senior gereja Bethany. Aku cuma mau membagi ke pembaca tentang kerja kerasnya dari nol sampai sekarang ini ;) "Dulu, dulu banget, Pak Alex bergereja di Pacet. Sejak dari muda semangatnya ke Tuhan sudah tinggi. Sering pelayanan sama saya, tapi saya di GKJW daerah sana, nggak satu gereja sama dia. Sampai akhirnya, saya harus pindah rumah karena mengikut suami saya yang sebagai camat yang ditugaskan pindah daerah. Semenjak itu juga Pak Alex pindah ke Manyar Sindaru, Surabaya. Jadi jarang ketemu. Sampai akhirnya terbentuklah Gereja Bethany Manyar. Awal terbentuknya gereja itu dari persekutuan di bagasi rumah, sampai akhirnya berkembang, berkembang, dan berkembang lalu terbentuklah gereja tersebut. (foto gedung dari depan tidak ada) Belum lama setelah itu, Pak Alex bermimpi membangun gereja yang lebih besar lagi, Banyak orang yang meragukan, tetapi dia tetap percaya aja ...

Back to Reality

Jam di handphoneku menunjukkan pukul 21.43, itu berarti sudah 15 menit aku menunggu di Indomaret. Di tempat ini menjadi lokasi penjemputan ketika pacarku, Intan, balik ke Surabaya setelah pulang dari kota asalnya Malang menaiki bis. "Tumben kok lama," dalam hatiku. Padahal, sepanjang perjalanan, aku tidak ngebut dan bahkan mengendarai motorku dengan santai berharap supaya bisa datang bersamaan, atau paling tidak waktunya berdekatan. "Ini masih macet di Medaeng ya, Sayang," sebuah notif chat WhatsApp muncul di layar handphoneku. Aku langsung membuka Google Maps dan mencari tahu jarak kedua titik ini. Sudah dekat, cuma berjarak tiga sampai empat menit. "Iya aku tunggu, Sayang," balasku sambil mendongak ke atas melihat langit hanya berharap supaya tidak hujan seperti di rumah saat berangkat tadi. Sambil menunggu Intan, aku memandangi sekeliling. Tidak seperti biasanya, kali ini ramai sekali orang yang menunggu di sini. Banyak yang sudah menunggu jemputan baik...

My Friend

Waktu aku SD, masih sekolah minggu juga, aku punya temen di gereja dari Papua. Namanya Timotius Korano. Setiap minggu setelah ibadah, kami bertiga (aku, Yoel, Timo) selalu main bareng. Entah itu tidur siang bareng, main PS di rental, main bola di depan rumah,, main layangan, sepedaan, sampai memata-matai kakak kelas sekolah minggu yang ternyata satu perumahan hehehe. Pokoknya hampir setiap minggu selalu sama dia Sebelum akrab sama dia, sebenernya aku takut untuk kenalan. Soalnya yaaaa ga pernah punya temen dari daerah Indonesia Timur, takut beda bahasa, beda cara berteman, dan masih banyakk.. tapi ternyata setelah berteman, secara ga disangka bisa jadi sahabat Di akhir kelas lima atau enam SD, sekolahku adain turnamen futsal.. ternyata sekolah Timo juga mendaftar, dan kami sempat bertanding. Di situ aku seneng karena bisa main secara "profesional" lawan dia. Kalau jaman sekarang bisa dibayangkan Reus lawan Gotze saat di Bayern Munchen, di mana sahabat untuk semen...